Udah lama nggak nulis, dan sekarang kenapa aku nulis?
Umurku yang sudah masuk di kepala 2 ini menuntut aku untuk lebih dewasa dengan pengalaman bertemu banyak orang dengan latar belakang yang berbeda-beda, bertemu banyak masalah dan kejadian-kejadian yang macam-macam juga, terlebih aku udah dan pasti akan merantau ke beberapa tempat lagi.
I am a hard thinker and a little hard speaker.
Aku sadar, sometimes kedua hal tersebut bisa kurang berguna.
First, contohnya ketika aku banyak bicara dan cerita tentang sesuatu, terkadang feedback yang didapat nggak sesuai sama yang aku harapin. Apalagi, ketika aku lagi cerita tentang kegalauanku. Yang aku takutkan adalah either feedback nggak sesuai, bisa-bisa mereka bosen, bahkan bisa aku juga yang bosen. hahaha jawaban memang terkadang kembali lagi ke diri masing-masing :)
And the second is, hard thinker. Ketika sesuatu nggak memungkinkan untuk diceritakan atau nggak mungkin terus-terusan dibicarakan, dan di kompromikan, hal yang bisa aku lakuin adalah mikir sendiri dan cari solusi yang terbaik untuk keluar dari masalah itu. Tapi, yang harus dipahami adalah penyakit berawal dari pikiran. Anyway think big get big, but banyak hal yang nggak seharusnya dipikir pun aku fikir, hal itulah yang kadang bisa bikin aku depressed sendiri haha. Its little bit difficult to be rejected, hmm.........
And the second is, hard thinker. Ketika sesuatu nggak memungkinkan untuk diceritakan atau nggak mungkin terus-terusan dibicarakan, dan di kompromikan, hal yang bisa aku lakuin adalah mikir sendiri dan cari solusi yang terbaik untuk keluar dari masalah itu. Tapi, yang harus dipahami adalah penyakit berawal dari pikiran. Anyway think big get big, but banyak hal yang nggak seharusnya dipikir pun aku fikir, hal itulah yang kadang bisa bikin aku depressed sendiri haha. Its little bit difficult to be rejected, hmm.........
Dari sini kadang aku kasian juga liat orang-orang sekitarku yang pemikir berat, aku paham seberapa kesiksa itu. Dari situ sebisa mungkin aku mengurangi beban mereka dan menyayangi mereka. But in the other side, if i may be honest, keadaan otakku pun sama seperti mereka tapi gatau kenapa kalau beban mereka berkurang aku juga ngerasa ringan, meski bentar.........*entahlah*
Dari sini juga, daripada aku selalu ngomong sama diriku sendiri untuk nyari jalan keluar dari setiap masalah, aku nyoba untuk nulis. Dan itu tanpa disadari bikin beban pikiranku sedikit lebih ringan. So, kedepannya pun mungkin aku lebih sering ngepost pengalamanku, dan pemikiranku. Meski, pada periode tertentu aku pasti bakal ngehapus postingan pemikiranku yang galau-galau dan sudah expired (menurutku) hehehehe, proses pendewasaan diri :))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar